Embun untuk Buah Hati
Pernahkan anda menemui di toko buku ada sesorang ibu muda yang tengah hamil melongok-longok mencari sebuah buku tentang “Kumpulan Nama Bayi Berbagai Bahasa” atau “Namailah Bayi Anda sesuai Maknanya” atau “Nama-nama Bayi Komplit Arab” dan sebagainya? Atau pernahkan anda sendiri menuliskan kata “nama bayi” atau “baby name” di kolom google?
Saat ini, di tempat kerja satu ruang saya ada 3 orang ibu muda yang tengah hamil tua. Mereka mirip pemain bass drum pada orkestra drum band. Salah satu orang cukup getol klak-klik sana sini, gugling kesana kemari hanya demi mencari nama yang baik bagi buah hati. Kadang ditemukan kati yang bagus dari bahasa arab atau bahasa yunani, kadang dari bahasa latin atau bahkan juga aramik.
Nama Baik.. ya setiap orang tua mencoba memberikan nama yang baik yang mudah diingat dan memiliki arti ang kurang lebih akan berdampak bagus pada psikologi si anak. Hal ini mengingatkan saya pada bisnis nomor handphone, “Nomor Cantik’. dimana yang disebut cantik adalah ‘Gampang Diingat’ atau ‘Kombinasi Pasangan’ atau ‘Angka Tahun’ atau ‘Banyak Kembarnya’ dan sebagainya
Membaca tulisan bung Andry benar-benar terwakili apa yang ada di pikiran saya beberapa waktu terakhir.
Kalau secara saya, bolehlah kita mencari nama-nama bayi yang bagus dari bahasa mana saja. Jika sudah ketemu makna yang bagus, kita coba untuk mencari padanan katanya dalam bahsa ibu kita. Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Jawa, Bali dan sebagainya. Gak kurang bagus kok maknanya.
Sebagai contoh, Karena diriku dari jawa, nama jawa yang bagus adalah seperti ‘Aryo, Haryo, Dhimas, Putri, Mumpuni, Titis dan lain-lain. Yang jelas jangan memakai nama ‘Duratmoko’. Atau malah seperti yang disini.
Bagi saya nama itu bisa mengandung satu atau lebih dari beberapa hal berikut:
1. Menunjukkan waktu lahir: Rina, Fajar, Lembayung, Surup, Wulan, Lintang
2. Menunjukkan bulan lahir: Januar, Febri, Marsasi, Aprily, Mei, Yuni, Yuli, Agus, Septi
3. Pengharapan: Mumpuni, Titis, Wijaya, Rejeki, Satriyo, Ndoro, dsb
4. Menunjukkan kelebihan gender: Putri, Putra, Mahesa, Senandung, Jalu, Prakosa, Mawar, dsb
Banyak sekali khasanah bahasa ibu yang belum digarap. Tetapi bagi sebagian orang yang mengatakan dirinya ‘bagian dari jaman modern’, mungkin merasa malu kalau memakai nama dari bahasanya sendiri. “Gak Gaul..” atau “Gak jamannya lagi…” “Itu khan dulu..” “Dah ketinggalan jaman”, begitu kadang kilah mereka. Tetapai apakah kalau Gaul atau Modern itu harus nama yang susah diingat sampai neneknya aja tidak mampu mengeja?
Jikalau dirunut ke belakang, Orang ‘bule’ yang merupakan asal muasal modernisasi, masih tetap menggunakan bahasa mereka sendiri. Justru kadang kalau kita artikan, malah aneh.
Contohnya:
- Peter Whiterspoon (Sendok Pemutih),
- Geroge Bush (semak),
- Bill Gates (Gerbang Tagihan)
- Jack Canfield (Ladang kaleng)
- Darren Sinbold (Dosa Tebal)
- James Campfire (Kemah api)
- Lisa Chartland (Tanah
Bandingkan dengan nama-nama jawa yang sederhana seperti:
- Joko
- Jito
- Sumiati
- Darmun
- Prapto
- Giman
- Kardjo (nama favorit saya)
- Dasiyem
Sederhana, murah, mudah diingat, gampang kalau mengetik nama
Sekarang memang jaman internet, tetapi bukan berarti kita ndak makan nasi pecel khan??? Mbok yao… kalo masih makan dan minum dari bumi pertiwi ini, jangan lupakan bahasa sendiri. Kalu ndak mau pakai bahasa Indonesia / Bahasa Daerah, ya mending ke luar negeri saja.
Semoga Indonesia masih memiliki identitas yang kuat, paling tidak masih bangga dengan bahasanya sendiri.
Catatan yg mungkin terkait:
1,574 views

January 29th, 2007 23:25
nama saya pun simpel….nggaktahu jaman sekarang kalau pasangan muda punya anak, namanya sangat tidak membumi, ada Nsjwa, Nabilaa, Raysaa, Sean, Aristoteles, ..
February 8th, 2007 21:51
samuel! itu nama anak laki laki saya nantinya
March 28th, 2007 19:45
Gw hampir berantem ma bini gara-gara nama. Dia minta ntra anaknya pake nama lluvi or lluvina. Ngerti juga kagak aku artinya. Aku sih pengen kasih nama jawa gitu. Kasih masukkan dong. Trims.
January 29th, 2008 16:53
KALO ANAK SAYA NAMANYA YANG CEWEK ” LATHIFAH AINI ZAHRA”
YANG SATU LAGI “MUTIARA RASTY SABRINA”
KALO YANG COWOK ” FAIZAL FARIS ARFAN”
semuanya saya ambil dari bahasa arab dan ada maksud semuanya, mudah2an sesuai deng harapan saya, kalo nyari referensi nama jawa dimana ya?
February 5th, 2008 11:32
aku setuju bgt dgn tulisannya, nama itu kan identitas….jd paling tdk dari namanya kita tau…..ohh…orang Indonesia toh…ato contohnya orang jepang, india or cina, dari namanya kita pasti tau asalnya kan?Kalo anakku krn aku orang jawa ya…..pake nama yg ada unsur jawanya, Insya Allah, ku harap artinya jg bagus.
1. Geo Damar Panuluh
2. Ken Ksatria Bahari
3. Dyah Ayu Larasati
gimana pendapat mas?
February 5th, 2008 12:07
@innung:
bagus juga anda memberi nama anak-anak. Mungkin kalau saya akan sedikit saya rubah seperti gini:
1. Geo Damar Putra Panuluh
2. Dimas Satriyo Putra Bahari
3. Dyah Mumpuni Putri Larasati
@heru:
Jika anda di Jogja atau Solo akan mudah mendapatkan buku-buku tentang bahasa jawa. Kalau di kota besar (Jakarta, Surabaya) coba cari Gunung Agung atau Gramedia