Diagonal Advertising Banner Design

Embun untuk Buah Hati

29.Jan.2007 | By Embun | Category: Latest Article | Reader: 5,595 |

Pernahkan anda menemui di toko buku ada sesorang ibu muda yang tengah hamil melongok-longok mencari sebuah buku tentang “Kumpulan Nama Bayi Berbagai Bahasa” atau “Namailah Bayi Anda sesuai Maknanya” atau “Nama-nama Bayi Komplit Arab” dan sebagainya? Atau pernahkan anda sendiri menuliskan kata “nama bayi” atau “baby name” di kolom google?

Baby bookcoverSaat ini, di tempat kerja satu ruang saya ada 3 orang ibu muda yang tengah hamil tua. Mereka mirip pemain bass drum pada orkestra drum band. Salah satu orang cukup getol klak-klik sana sini, gugling kesana kemari hanya demi mencari nama yang baik bagi buah hati. Kadang ditemukan kati yang bagus dari bahasa arab atau bahasa yunani, kadang dari bahasa latin atau bahkan juga aramik.

Nama Baik.. ya setiap orang tua mencoba memberikan nama yang baik yang mudah diingat dan memiliki arti ang kurang lebih akan berdampak bagus pada psikologi si anak. Hal ini mengingatkan saya pada bisnis nomor handphone, “Nomor Cantik’. dimana yang disebut cantik adalah ‘Gampang Diingat’ atau ‘Kombinasi Pasangan’ atau ‘Angka Tahun’ atau ‘Banyak Kembarnya’ dan sebagainya

Membaca tulisan bung Andry benar-benar terwakili apa yang ada di pikiran saya beberapa waktu terakhir.

Kalau secara saya, bolehlah kita mencari nama-nama bayi yang bagus dari bahasa mana saja. Jika sudah ketemu makna yang bagus, kita coba untuk mencari padanan katanya dalam bahsa ibu kita. Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda, Jawa, Bali dan sebagainya. Gak kurang bagus kok maknanya.

Sebagai contoh, Karena diriku dari jawa, nama jawa yang bagus adalah seperti ‘Aryo, Haryo, Dhimas, Putri, Mumpuni, Titis dan lain-lain. Yang jelas jangan memakai nama ‘Duratmoko’. Atau malah seperti yang disini.

Bagi saya nama itu bisa mengandung satu atau lebih dari beberapa hal berikut:
1. Menunjukkan waktu lahir: Rina, Fajar, Lembayung, Surup, Wulan, Lintang
2. Menunjukkan bulan lahir: Januar, Febri, Marsasi, Aprily, Mei, Yuni, Yuli, Agus, Septi
3. Pengharapan: Mumpuni, Titis, Wijaya, Rejeki, Satriyo, Ndoro, dsb
4. Menunjukkan kelebihan gender: Putri, Putra, Mahesa, Senandung, Jalu, Prakosa, Mawar, dsb
Banyak sekali khasanah bahasa ibu yang belum digarap. Tetapi bagi sebagian orang yang mengatakan dirinya ‘bagian dari jaman modern’, mungkin merasa malu kalau memakai nama dari bahasanya sendiri. “Gak Gaul..” atau “Gak jamannya lagi…” “Itu khan dulu..” “Dah ketinggalan jaman”, begitu kadang kilah mereka. Tetapai apakah kalau Gaul atau Modern itu harus nama yang susah diingat sampai neneknya aja tidak mampu mengeja?

Jikalau dirunut ke belakang, Orang ‘bule’ yang merupakan asal muasal modernisasi, masih tetap menggunakan bahasa mereka sendiri. Justru kadang kalau kita artikan, malah aneh.
Contohnya:
- Peter Whiterspoon (Sendok Pemutih),
- Geroge Bush (semak),
- Bill Gates (Gerbang Tagihan)
- Jack Canfield (Ladang kaleng)
- Darren Sinbold (Dosa Tebal)
- James Campfire (Kemah api)
- Lisa Chartland (Tanah
Bandingkan dengan nama-nama jawa yang sederhana seperti:
- Joko
- Jito
- Sumiati
- Darmun
- Prapto
- Giman
- Kardjo (nama favorit saya)
- Dasiyem

Sederhana, murah, mudah diingat, gampang kalau mengetik nama

Sekarang memang jaman internet, tetapi bukan berarti kita ndak makan nasi pecel khan??? Mbok yao… kalo masih makan dan minum dari bumi pertiwi ini, jangan lupakan bahasa sendiri. Kalu ndak mau pakai bahasa Indonesia / Bahasa Daerah, ya mending ke luar negeri saja.

Semoga Indonesia masih memiliki identitas yang kuat, paling tidak masih bangga dengan bahasanya sendiri.


Bookmark and Share this article

Perlu juga dibaca:

14 comments
Leave a comment »

  1. nama saya pun simpel….nggaktahu jaman sekarang kalau pasangan muda punya anak, namanya sangat tidak membumi, ada Nsjwa, Nabilaa, Raysaa, Sean, Aristoteles, ..

    Memang begitulah, soalnya ada kecenderungan semua yang luar negeri itu bagus. termasuk Timor-Leste dan papua new guinea.   Anw, maap mas Iman, blogspot diblockir di kantor saya, saya ndak sempat berkunjung ke rumah njenengan….

  2. samuel! itu nama anak laki laki saya nantinya :D

    Lha.. bapaknya dah ketemu po??? Padahal itu juga nama favoritku kelak kalau married & punya baby..

  3. Gw hampir berantem ma bini gara-gara nama. Dia minta ntra anaknya pake nama lluvi or lluvina. Ngerti juga kagak aku artinya. Aku sih pengen kasih nama jawa gitu. Kasih masukkan dong. Trims. :)

    Saya dari dulu memang lebih prefer ke nama Jawa. Coba cari dalam kamus jawa kawi. Kalau lahirnya siang mending cari nama yang lebih ceria seperti Widiatmoko, atau Wasesa. Tapi kalau malem cari yang ke arah berat dan perbawa, seperti Mahesa atau Jalu atau Argo dan sebagainya yang bermakna besar dan berat. Kalau Jawa, sesuaikan nama dengan waktu kelahiran. Nama anda mantab juga… [wb]

  4. KALO ANAK SAYA NAMANYA YANG CEWEK ” LATHIFAH AINI ZAHRA”
    YANG SATU LAGI “MUTIARA RASTY SABRINA”
    KALO YANG COWOK ” FAIZAL FARIS ARFAN”
    semuanya saya ambil dari bahasa arab dan ada maksud semuanya, mudah2an sesuai deng harapan saya, kalo nyari referensi nama jawa dimana ya?

  5. aku setuju bgt dgn tulisannya, nama itu kan identitas….jd paling tdk dari namanya kita tau…..ohh…orang Indonesia toh…ato contohnya orang jepang, india or cina, dari namanya kita pasti tau asalnya kan?Kalo anakku krn aku orang jawa ya…..pake nama yg ada unsur jawanya, Insya Allah, ku harap artinya jg bagus.
    1. Geo Damar Panuluh
    2. Ken Ksatria Bahari
    3. Dyah Ayu Larasati
    gimana pendapat mas?

  6. @innung:
    bagus juga anda memberi nama anak-anak. Mungkin kalau saya akan sedikit saya rubah seperti gini:
    1. Geo Damar Putra Panuluh
    2. Dimas Satriyo Putra Bahari
    3. Dyah Mumpuni Putri Larasati

    @heru:
    Jika anda di Jogja atau Solo akan mudah mendapatkan buku-buku tentang bahasa jawa. Kalau di kota besar (Jakarta, Surabaya) coba cari Gunung Agung atau Gramedia

  7. nama anak pertama saya, BANGKIT SEMESTA JUANG.
    karena dia lahir 1 hr stlah suharto jatoh, padahal hari perkiraanlahir masih 2 bln lagi lho…
    dan aku ga ngidam tp tiap orang yang tanya ngidam apa, aku jawab ngidam presiden baru…
    anak kedua ku RIFQY PANDIYA FADLURAHMAN. aku harap dia jadi teman para ksatria dan dimuliakan Yang MAha Rahman. amiin

  8. nama anaku fawwaz al ghozy (keberuntungan seorang pejuang)lahir pas aku wisuda,aku kuliah+nikah.memang penuh perjuangan mungkin aku korban buku BILa Hati Rindu Menikah,
    eh malah cerita

  9. Wah rasa Nasionalisnya tinggi juga ya bapak ni hehehe……..tp sjak kpn jd ahli ngutak ngutik nama nich…request duong utk 1 anak laki and 1 anak perempuan, utk persediaan klo pya anak nanti hehehe……

  10. haha.. jelek-jelek gini, dulu PMP dapat nilai 9.
    Penataran P4 lulus dengan predikat memuaskan.
    Untuk nama bayi kelak, aku harus memikirkan, tipe suami kamu dulu… hehe

  11. Kok hrs mikirin tipe suamiku dulu, ambil yg umumnya aja dech….
    Pokoknya ambil yg standardnya aja dulu, wong masih hrs nyeleksi beberapa calonnya dulu nich……(gaya banget ya hihihi…..)

  12. [...] bayi itu susah-susah gampang. Coba saja tanyakan ke mas Puji soal ini. Susahnya merawat ini sesusah mencari nama buat bayi [...]

  13. asma kawula Embun Fajar Seta…

    ** te: bagus itu mas.. tetapi setahuku embun itu bening tidak putih.. hehe **

  14. aku.. akuuu! Pas nyari nama buat anakku, beuh susah ya ternyata. pas lair justru malah nggak kepake..ah long story itu :D . Kalo namaku sendiri kurang lebih artinya perempuan permata keluarga.. tsaahh.. *nyisir poni* :D

    **te: percaya deh…. **

Leave Comment

CommentLuv Enabled

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word