Printer dot matrix
07.Nov.2008 | By WongBagus | Category: Tahukah anda | Reader: 2,773 |Orang kebanyakan hanya mengakui satu buah jenis printer dot matrix. Yaitu printer yang memiliki jarum-jarum dan dipukulkan ke pita bertinta untuk membentuk huruf dan gambar. Printer dot matriks yang paling dikenal di Indonesia adalah Epson™ LX-800 dan keluarganya. Padahal sesungguhnya apa yang dikenal luas saat ini sebagai dot-matrix printer hanyalah sebuah impact-printer.
Orang kadung menyebut printer yang ada di wartel-wartel dan di kantor kecamatan yang dapat dipakai untuk mencetak dokumen rangkap tersebut adalah sebuah printer dot matrix. Hal terebut tidak salah, namun sebenarnyalah semua personal printer yang kita kenal saat ini, mulai dari impact printer, thermal printer dan inkjet printer, semuanya adalah sebuah printer dot matrix. Alat yang mmenghasilkan ribuan titik yang tersusun dalam sebuah matriks untuk membentuk sebuah obyek cetakan.
Yang membedakan adalah metode pencetakan dan tingkat kerapatan (density) tiap-tiap jenis printer. Baik itu thermal printer, inkjet printer maupun impact printer, semua menghasilkan titik-titik on/off dengan densitas yang berbeda.
Untuk itulah dikenal istilah dpi (dot per inch) yang menyatakan besaran matriks yang dibuat di tiap inchi. Semakin besar jumlah titik yang dipadatkan dalam 1 inci, maka semakin halus obyek yang dihasilkan.
Akan tetapi dalam percakapan harian, thermal printer dan inkjet printer jarang disebut sebagai ‘ dot-matrix’. Hal ini untuk memudahkan dan menghindari kerancuan terhadap istilah dot-matrix yang sudah kadung melekat pada produk impact-printer.
Hanya karena impact-printer merupakan teknologi yang lebih dahulu muncul dibandingkan teknologi laser dan inkjet maka ia berhak atas sebutan dot matrix. Ingat lagi kasus nama Rinso untuk detergen, Walkman untuk pemutar kaset portabel, Kodak untuk kamera foto, dan sebagainya.
Impact-Printer : Printer yang menggunakan kombinasi jarum-pita dan gandaran untuk mencetak. Contoh printer wartel, printer di kantor kelurahan, printer untuk continuous form.
Inkjet-Printer: Printer yang memanfaatkan semprotan tinta melalu lobang-lobang kecil (nozzle) untuk membentuk obyek di kertas. Contoh printer di renatl-renatl komputer, printer untuk mencetak foto warna di kertas glossy.
Thermal-Printer: Printer yang memanfaatkan kertas khusus yang sangat sensitif dengan suhu. Suhu panas tertentu akan ditembakkan dengan kombinasi sedemikian rupa sehingga merangsang kertas untuk membentuk tulisan. Jika titak panas yang ditembakkan mengenai kertas maka akan terbentuk titik (dot) hitam. Contoh mesin faximile, nota untuk struk Kartu Kredit, nota di beberapa ATM.





Yang jelas dari tahun 1981 s/d 2009 belum pernah rusak dengan LX 800, cuma ganti pita berkali2 saja…!!