Cincin kawin berembun
06.Jul.2008 | By Embun | Category: Konyol, Rumah Kita | Reader: 3,493 |Jika anda ditanya oleh teman, sahabat atau kerabat anda yang hendak melakukan pernikahan/pertunangan, “Dimanakah seharusnya cincin kawin dimasukkan?”. Apakah jawaban anda?
Beberapa fakta dan tradisi berikut bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan. Secara umum, pada tradisi barat (western), cincin pertunganan (engagement) diletakkan pada jari manis tangan kanan. Ketika pertunangan itu berlanjut ke pelaminan (wedding), maka cincin tersebut diganti/dipindah ke jari manis tangan kiri.
Pada sebagian negara, cincin pertunangan harus berbeda dengan cincin kawin, dimana jika cincin kawin biasanya tertulis nama pasangan kita secara grafir. Tetapi, atas nama kemiskinan kepraktisan, maka di Indonesia tercinta ini, kadang cincin pertunangan sekaligus akan terpakai sebagai cincin kawin.
Mengapa jari manis?
Ada hal menarik yang dapat dijadikan semacam hipotesa sebagai legitimasi (*halah, bahasane kemelipen*), mengapa dipilih jari manis. Dalam khasanah jawa disebut gothak-gathuk-mathuk artinya hal yang dihubung-hubungkan asal bisa nyambung. Silakan anda coba sendiri, mudah. Begini caranya:
- Buka kedua telapak tangan anda, berhadapan kiri dan kanan.
- Tekuk kedua jari tengah anda, kiri dan kanan. Kemudian pertemukan kedua jari tengah yang terlipat tersebut.
- Tempelkan pucuk jari-jari lainnya satu sama lain berpasangan kiri dan kanan. Seperti pada gambar.
- Sekarang coba anda pisahkan kedua ibu jari (jempol) anda, lalu tempelkan lagi
- Berikutnya, gerakkan kedua jari telunjuk anda membuka.. dan tautkan kembali
- Lalu giliran jari kelingkin… dan terakhir jari manis anda.
- Semua gerakan tersebut harus dengan kedua jari tengah tetap dalam posisi terlipat dan menempel satu sama lain.

Bisakah anda membuka kedua jari manis anda? Susah?? atau justru tidak bisa sama sekali??
Anda heran mengapa kedua jari manis tersebut sulit dilepaskan. Ini alasan yang dikemukakan secara simbolis.
- Ibu jari (thumb finger), melambangkan kedua orang tua kita, suatu saat mereka akan berpisah dengan kita ketika sudah uzur dan kembali ke pangkuanNya
- Telunjuk (index finger), melambangkan saudara/famili/teman. Suatu saat merekan akan meninggalkan kita mengikuti keluarga masing-masing.
- Kelingking (little finger), melambangkan anak-anak kita. Suatu saat mereka harus mengikuti takdir mereka sendiri dan meningalkan kita dan tinggal di rumah mereka sendiri.
- Jari manis (ring finger/fourth finger), melambangkan suami-isteri. Akhirnya hanya tinggal diri kita dan pasangan kita yang tetap bersama. Seperti kisah ini.
Ada sebuah kepercayaan di Mesir dan Indian, bahwa satu-satunya aliran dara vena yang langsung menuju jantung (heart) tanpa bergabung dengan aliran vena-vena lainnya aalah jari manis tangan kiri. Sehingga diharapkan semangat cinta itu mengalir dari jantung (sebagai simbol cinta) langsung ke cincin kawin, sehingga getaran cinta akan terus mengalir tanpa henti.
Eittt.. ada yg protes, bukankah simbol cinta adalah ‘hati’ bukannya ‘jantung’. Ini masalah semantik, etimologi, gramer, dan sebagainya, saya ndak paham. Biasanya wong waskito itu lebih mengerti. Mengapa ‘heart‘ diterjemahkan menjadi hati. Bukankah bahasa inggeris untuk hati adalah liver…
Ada juga pendapat yang menguatkan bahwa letak jantung itu adalah di tengah dada dan sedikit cenderung ke arah dada kiri. Itulah mengapa cincin diletakkan ke jari tangan kiri.
Akan tetapi, di beberapa negara tidak mempermasalahkan peletakan cincin ini. Kadang di kanan, kadang di kiri.
Lalu, kita di Indonesia ini, menganut yang mana? Dimanakah seharusnya kita memasukkan cincin pertunangan dan cincin kawin kita?
Menurut saya, sebaiknya cincin kawin itu anda masukkan ke jari manis pasangan anda. Jangan ke jari manis tetangga anda atau jari manisnya Luna Maya. Sepertinya itu bukan suatu keputusan yang tepat.
foto: self. Macbook iSight.



Dasar gemblung, ya iya lah…..masa mau dimasukin ke jari manis tetangga si Om, mau di pecat tuh pasangannya….. baca udah serius-serius nich tau2-nya ujungnya begitu hehehe……
Hehe. Serius amat….. nyante aja deh…
Tapi bener kok, masuk akal tuh peragaan pake kedua tangan…
gue juga bingung sebenernya, ko dimasukin jari manis ya ? padahal khan bagusan kalo di taruh di jempol yak ?
@unduk kalo di jempol habisnya emas kebanyakan… mahal.
gambarnya mana??
Makasi uda memecahkan kebingungan saya selama ini mengapa cincin nkh dimasukkin ke jari manis. Tapi yang masih mengganjal,koq ada yang memakai cincin nkh di jari manis tangan kanan bkn tangan kiri?
@rainbow: itu tergantung tradisi…. kalau di Indonesia (Jawa=red), rata-rata tunangan di jarnis kiri kemudian kalau nikah di jarnis kanan. Kalau di beberapa negara Eropa, justru terbalik, tunangan di jarnis kanan, nikah di jarnis kiri.
cicin kawin itu gak dipake juga gapapa… yang penting tau diri aja uda ada ikatan….heheheh
he he he he
aya aya wae. jadi kepengen nyoba