Windows Live akhirnya berembun
20.Apr.2008 | By Embun | Category: Latest Article | Reader: 917 |Blogging seperti orang makan cabe. Dimakan pedes, seolah kapok. Tetapi kalau sudah ndak makan, kangen pengen makan lagi. Orang jawa bilang kapok-lombok.
Sayapun merasakannya. Ketika sudah berhadapan dengan internet, mau mulai menulis saja malasnya minta ampun. Tetapi ketika sudah ndak di depan internet, kepengin menuliskan sesuatu muncul di benak. Susah.
Dulu semasa masih awal-awal memiliki blog pribadi, saya memakai blogspot dan friendster. Setelah mengerti tentang apa dan bagaimana blog yang katanya cuma trend sesaat itu, saya mencoba beralih ke Wordpress.com. Setelah cukup ngeh, saya mulai beli domain dan hosting sendiri. (sudah kaya neh ceritanya. red)
Jadilah tetes-embun.org dengan engine wordpress. Saat tulisan ini tayang, saya masih memakai versi 2.3
Agak susah untuk membuat posting, secara koneksi internet di tempat saya sangat lambat. Dengan cara web-base posting, saya harus login ke dashboard control panel, kemudian ke menu Write dan baru menulis. Itupun seringkali error connection lost. hiks!
Lalu saya bertemu dan berkenalan dengan Blogdesk dan BlogJet. Kedua makhluk ini adalah sebuah blog client, yaitu semacam pengolah kata seperti MSWord atau Wordperfect gitu. Saya bisa menyimpan tulisan dan bakal tulisan saya di hardisk sebelum mengupload.
Biasanya saya menulis beberapa bakal posting ke hardisk. Kemudian saya set tanggal tayangnya. Baru buka koneksi internet dan mempublish. Tidak lebih dari 5 menit. Tulisan siap tayang sampai beberapi hari ke depan, dengan hanya 5 menit koneksi. Cuma 1500 perak.
Baru saja saya berhasil dan beralih menggunakan Live Writer milik Microsoft Windows. Dapat download di Windows Life. Sayangnya anda harus punya Windows original seperti milik saya. (hehe).
Enaknya pakai Live Writer adalah, kontrol-kontrol yang dimilikinya mirip dengan MS Word. Seperti Ctrl-B untuk Bold, atau Ctrl-I untuk italic. Lalu Ctrl-S buat menyimpan.
Live Writer juga dapat dipakai untuk meng-edit tulisan yang sudah diposting sebelumnya. Tampilannya pun tidak text oriented tetapi bisa diatur sesuai layout asli blog kita, termasuk jenis huruf dan warnanya. Jadi kita tidak perlu membayangkan, bagaimana kira-kira blog kita akan tampil nantinya.
Seluruh kontrol hyperlink maupun image, terintegrasi pada sidebar Live Writer. User sangat dimanjakan. Blogdesk dan Blogjet saatnya di uninstall.
Itulah jika kita membeli software non-bajakan (original). Mahal tetapi memang kita mendapat sesuai harganya.
=siap-siap ganti ke MacBook=



