3000 Khotbah berembun

Seorang Katolik menulis surat kepada Editor sebuah surat kabar dan  mengeluhkan kepada para pembaca bahwa dia merasa sia-sia pergi ke  gereja  setiap minggu.
Tulisnya, “Saya sudah pergi ke gereja selama  30 tahun dan  selama itu  saya telah mendengar 3000 khotbah. Tapi selama  hidup, saya tidak bisa mengingat satu khotbah pun. Jadi saya rasa saya  telah memboroskan begitu banyak waktu - demikian pun para pastor itu telah memboroskan waktu mereka dengan khotbah-khotbah itu.”

Surat itu menimbulkan perdebatan yang hebat dalam kolom pembaca.

Perdebatan itu berlangsung berminggu-minggu, sampai kemudian akhirnya ada seseorang  yang menulis surat pembaca demikian:

Saya sudah menikah selama 30 tahun. Selama ini istri saya telah memasak 32.000 jenis masakan. Selama hidup saya tidak bisa mengingat satu pun jenis masakan itu yang dilakukan istri saya. Tapi saya tahu bahwa masakan-masakan itu telah memberi saya kekuatan yang saya perlukan untuk bekerja. Seandainya istri saya tidak memberikan makanan itu kepada saya, maka saya sudah lama meninggal.

Sejak itu tak ada lagi komentar tentang khotbah.

- Elia stories -

Catatan yg mungkin terkait:


242 views

3 Responses to “3000 Khotbah berembun

  • 1
    iman brotoseno
    June 2nd, 2008 23:36

    Ya kita harus belajar melihat dengan matahati tidak dengan matakepala

  • 2
    Embun
    June 3rd, 2008 08:46

    seringkali kita hanya mengukur dunia dengan meteran yang ada di kepala.

  • 3
    silly
    June 6th, 2008 05:12

    yeah, sometimes we complain a lot about our life. Never praise or be grateful for what HE has done in our life. Even if it looks so misery, if we try to see those problem with our faithful heart, we will find out that GOD has a very best PLAN when He let those bad things happened in our life.

    So..

    I agree that we should always be grateful in whatever moment He put in our life. Trust Him.

    Be Blessed,
    Silly

Leave a Reply

gatot

242 views